Kerja Sama
>> Kamis, 08 Oktober 2009
Persatuan Perjuangan Delman Betawi
Jakarta Animal Aid Network



Kandang yang seadanya dan Cara perawatan kuda delman
dengan cara tradisional
Minimnya pengetahuan tentang merawat kuda secara benar belum dapat kita lihat dalam lingkungan keseharian para kusir delman yang biasa beroperasi di kawasan wisata monas. Hal ini di latarbelakangi karena kondisi ekonomi, sosial yang membuat mereka tidak mampu mengakses pengetahuan modern mengenai perawatan kuda yang baik. Persoalan inipun tidak hanya bisa kita titik tumpukan pada persoalan personalnya maupun lingkungan sosial saja, karena persoalan ekonomi sampai persoalan budaya menjadi adalah bentuk nyata tanjung jawab pemerintah yang sudah di atur dalam konstitusi negara, artinya bicara delman betawi tidak lepas dari persoalan kuda dengan kesehatan, kotoran, kandang, sampai bicara tentang dimana mereka beroperasi.dengan cara tradisional
Melihat aspek tersebut harapan terbesarnya pemerintah maupun lembaga swasta mau merespon hal tersebut menjadi sebuah persoalan yang harus kita pecahkan bersama, memberikan sumbangsih terhadap keberadaan mereka yang saat ini mulai tergusur karena tak mampu menahan arus moderenisasi. Sejatinya merekalah yang selama ini konsisten terhadap pelestarian budaya betawi dengan tetap menjaga agar delman tetap ada di jakarta, menjadikan delman tetap di kenal oleh masyarkat luas kalau kendaraan tradisional tersebut adalah salah budaya betawi yang hingga saat ini ada.



Awal Januari 2009 lalu melalui Jakarta animal aid Network atau yang lebih di kenal dengan JAAN kami banyak mendapatkan bantuan baik secara moril maupun materil, dalam artian merekalah yang selama ini banyak membantu Persatuan Perjuangan Delman Betawi dalam hal memberikan pasokan pengetahuan mengenai perawatan kuda yang baik sampai persoalan pengobatan yang langsung di tangani oleh tenaga -tenaga profesional.











0 komentar:
Posting Komentar