Delman Monas Masih Dikaji

>> Rabu, 14 Mei 2008

[JAKARTA] Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum memutuskan keberadaan puluhan delman yang selama ini beroperasi di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Saat ini, Pemprov masih mengkajinya apakah masih dipertahankan atau dipindah (direlokasi) ke tempat lain.

"Saya tidak bisa terburu-buru. Masalah itu perlu dipertimbangkan secara matang. Saat ini masih dalam kajian," kata Wali Kota Jakarta Pusat, Sylviana Murni di Jakarta, Kamis (15/5).

Ia menanggapi demonstrasi para kusir delman di Balaikota, Jakarta, Rabu pagi. Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu dikaji terkait keberadaan delman tersebut seperti masalah ketertiban, keindahan, dan kenyamanan kawasan Monas.

Selain itu juga terkait dengan kotoran kuda penarik delman. "Taman Monas itu adalah show window (wajahnya) Ibu Kota Jakarta. Kawasan itu juga berdekatan langsung dengan istana presiden dan wakil presiden. Karena itu, perlu penataan," ujarnya.

Sebelumnya, pada Juni 2007 lalu, Wali Kota Jakarta Pusat yang kini menjabat sebagai Sekretaris Daerah DKI, Muhayat mengeluarkan surat keputusan yang melarang pengoperasian delman di kawasan Monas.

Alasannya, kotoran kuda mengganggu kenyamanan, kebersihan dan kesehatan di kawasan Monas. Selain itu, bau air seni kuda menyebakan terjadinya IPSA. Sylviana menegaskan, Pemprov DKI akan tetap mempertahankan delman.

Tetapi, wilayah operasinya tidak harus di Monas. "Delman, kita akui sebagai peninggalan bersejarah, tetapi kan tidak mesti operasinya di Monas saja. D

i wilayah lain masih bisa dilakukan," kata mantan Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI ini tanpa menyebutkan tempat mana saja yang bisa dijadikan sebagai lokasi pelestarian delman tersebut. [RBW/L-8]

Sumber : Kompas Images


0 komentar:

Posting Komentar

  © Blogger template Werd by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP