Profile

>> Rabu, 25 Juni 2008

Persatuan Perjuangan Delman Betawi (PPDB) adalah organisasi massa yang berafiliasi langsung dengan Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI). Organisasi ini dibentuk dan dilatarbelakangi dari sebuah kondisi yang tidak menguntungkan, dimana lokasi para kusir delman biasa mencari nafkah harus ditutup oleh pemerintah kota jakarta pusat. Pelarangan telah berimbas terhadap hilangnya mata pencaharian mereka dan berdampat terhadap beban hidup yang semakin sulit.


Pelarangan membuat mereka harus kucing-kucingan dengan petugas satuan polisi pamong praja Satpol PP, SK dengan nomor surat: 911/1. 754 yang dikeluarkan pada tanggal 15 juni 2007 ditanda tangani langsung walikota jakarta pusat (Bapak Drs. H. Muhayat). Menjadi Ancaman dan landasan dimana Satpol PP untuk tetap mengusir para kusir delman di kawasan parkir monas.

Tidak adanya pilihan membuat mereka tetap nekat beroperasi walaupun sudah jelas-jelas beresiko, hingga pada akhirnya pada pertengahan maret 2008 terjadilah insiden kekerasan yang dilakukan oleh Satpol PP dengan mengatasnamakan penertiban, dimana satu diantara mereka ditabrak satpol PP yang berakibat fatal (Kusir Delman Luka –luka, Satu Delman rusak berat dan satu Kuda Meninggal).

Sepuluh bulan sudah mereka tidak dapat mencari nafkah, tanpa pernah tahu bagaimana nasib keluarga kalau mereka tidak dapat mencari uang. Dari awal itulah mereka mulai melakukan perjuangan untuk menuntut hak mereka atas kebebasan mencari nafkah. Diawali dengan menemui walikota dan wakil jakarta pusat yang baru menjabat, namun pertemuan tersebut tidak memberikan gambaran terang bagaimana nasib mereka ke depan.

Sehingga mereka melanjutkan dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan pada tanggal 14 april 2008 dengan mendatangi kantor walikota jakarta pusat dengan menuntut walikota segera menjabut SK Pelarangan dan memperbolehkan mereka tetap beroperasi di kawasan monas, namun hasilnya tetap sama. Kemudian mereka melanjutkan dengan aksi-aksi berikutnya dengan mendatangi kantor gunernur DKI Jakarta yang dilakukan pada tanggal 22 april 2008, tanggal 29 april 2008 dan 12 mei 2008, perundingan demi perundingan sudah mereka lakukan namun hasinya tetap tidak menguntungkan posisi sais delman.

Melihat sebuah kebutuhan dan pentingnya alat perjuangan akhirnya pada tanggal 25 juni 2008 di jakarta, mereka melakukan kongres untuk pertama kali dengan mendirikan organisasi yang bernama Persatuan Perjuangan Delman Betawi.

Dengan berazaskan Demokrasi Kerakyatan dan mengakui Pancasila sebagai Dasar Negara dan Undang Undang Dasar 1945 sebagai Konstitusi Negara.

Visi & Misi

* Bidang Demokrasi

  1. Menuntut kepada Pemerintah Daerah DKI Jakarta untuk menghapuskan SK Pelarangan Beroperasinya Delman Monas.
  2. Memperjuangkan hak rakyat miskin untuk memiliki persamaan didepan hukum, tanpa membedakan jenis kelamin, status sosial, suku, agama dan keyakinan politiknya.
  3. Memperjuangkan hak rakyat miskin agar memiliki kemerdekaan dalam menyampaikan saran dan pendapat terhadap kebijakan penyelenggara negara.
  4. Memperjuangkan Jaminan hukum bagi hak hidup, hak bekerja, dan hak bertempat tinggal bagi seluruh rakyat miskin.

* Bidang Kesejahteraan Rakyat

  1. Menuntut kepada pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikkan dan kesehatan gratis bagi seluruh rakyat miskin.
  2. Menuntut kepada pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja dengan membangun industri dalam negeri.
  3. Menuntut kepada pemerintah untuk menyediakan perumahan murah, layak dan sehat bagi rakyat miskin.
  4. Menolak keras segala bentuk kenaikan harga barang dan jasa pokok bagi rakyat.Menolak keras segala bentuk penjualan aset negara kepada pihak swasta.

* Bidang Hukum Sosial Budaya

  1. Menuntut penegakan hukum bagi para koruptor dan penjahat kemanusiaan.
  2. Menuntut kemerdekaan dalam menganut ajaran agama atau keyakinan apapun, sepanjang tidak merugikan kehidupan bermasyarakat.

* Organisasi

  1. Mendorong masyarakat untuk secara aktif mendirikan organisasi-organisasi, agar ada peningkatan kemampuan dan keterampilan bagi masyarakat. Tujuannya agar mereka mengerti haknya, kemudian bangkit untuk membenahi apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki nasibnya.

Struktuk Kepengurusan

Sesuai dengan Surat Keputusan No.01/Kongres/PPDB/VII-2008 telah menghasilkan Struktur Kepemimpinan Pengurus Eksekutif Harian Persatuan Perjuangan Delman Betawi Massa Bakti 2008 - 2010.

Ketua Dewan Pembina
H. Didi Oerip Affandi. SE

Anggota Dewan Pembina.
Marlo Sitompul

Ketua Umum
Muhammad Yani

Sekretaris Jenderal
Iswadi

Bendahara
Iman
Asri

Departemen Organisasi
Mansyur
Hari Ismanto

Departemen Kajian Informasi dan Komunikasi
Aceng

0 komentar:

Posting Komentar

  © Blogger template Werd by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP