Delman Monas Demo Balaikota

>> Senin, 21 April 2008

JAKARTA - Sebanyak 50 delman berjajar di depan Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Para kusir memprotes dengan keputusan Gubernur DKI Jakarta yang melarang delman beroperasi di Lapangan Monas.

"Kami menuntut agar kami diperbolehkan beroperasi lagi. Karena baik Gubernur Fauzi Bowo maupun dulu Gubernur Sutiyoso, waktu pelantikan Gubernur, kami yang membawa keliling-keliling naik delman," kata salah seorang kusir, Senin (21/4/2008).

Mereka kecewa dengan keputusan pelarangan yang dikeluarkan Gubernur DKI tersebut. Pasalnya larangan untuk delman beroperasi itu dikeluarkan semenjak adanya kereta gratis untuk pengunjung Monas.

Sementara itu, Pemprov DKI mengeluarkan larangan itu dengan alasan kotoran yang dihasilkan dari kuda-kuda tersebut menimbulkan bau dan mengganggu kenyamanan pengunjung.

"Sejak adanya kereta keliling, kotoran dan kencing kuda dinilai pembawa polusi udara, padahal asap kendaraan itu yang menimbulkan polusi. Mana janji Gubernur Fauzi Bowo. Katanya Jakarta untuk semua, ternyata hanya untuk Fauzi Bowo, dan bukan untuk penarik delman," teriaknya lagi.

Aksi yang juga memperoleh dukungan dari 50 anggota Serikat Rakyat Miskin Kota ini mengakibatkan ruas jalan menuju Patung Kuda menjadi tersendat. Dalam aksinya mereka mengenakan pakaian tradisional Betawi. Dengan baju koko, celana batik, peci serta selendang sarung yang dililitkan di leher.

Dari pantuan okezone, kuda-kuda, yang dijajarkan mulai dari Jalan Medan Merdeka Selatan hingga Patung Kuda, terdengar berisik seolah menyuarakan protesnya. (lut) (uky)

Sumber: Lamtiur Kristin Natalia Malau - Okezone

0 komentar:

Posting Komentar

  © Blogger template Werd by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP