Delman Monas Membawa Rezeki
>> Sabtu, 02 Mei 2009
Setiap pergantian tahun, berbagai keriaan terjadi diseluruh penjuru kota di Indonesia.Pada malam tahun baru lalu, pusat-pusat keramaian seperti Ancol, Bundaran HI, MH Thamrin, Taman Mini Indonesia Indah, dan juga di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Kemeriahan pergantian tahun itu, juga dimanfaatkan oleh puluhan tukang delman yang biasa beroperasi di kawasan Monas. Kurang lebih ada sekitar 85 Delman yang beroperasi setiap hari mulai pukul 9.00 pagi hingga 10 malam. Para tukang delman itu dikoordinatori oleh seorang tukang delman yang sudah senior. Sebut saja Hasan (45 tahun), asal Kemanggisan, Jakarta Barat. Sejak empat tahun terakhir ini menjadi koordinator delman dilingkungan Monas.
Bapak dua anak ini mengaku, tahun baru 2004 ini memberikan berkah tersendiri. Sebab para pengunjung di hari Kamis, 1 Januari 2004 lalu, sangat padat.
Banyak wisatawan lokal menggunakan sarana delman untuk menikmati pemandangan dan indahnya Tugu Monas. Dia mengaku mendapat rezeki dari delmannya pada tahun baru mencapai 200 ribu rupiah lebih. Karena pada hari biasa, dirinya hanya mendapat uang kurang lebih 50 ribu rupiah, itupun untuk kebutuhan sehari keluarga saja kurang.
Tarif delman pun relatif murah, untuk 4 orang saja hanya dipunggut 10 ribu rupiah sudah bisa keliling Monas, dengan gembira bersama anak-anak mereka.
Hasan mengaku, sudah empat tahun ini bersama 85 orang rekan sesama kusir delman memfasilitasi atribut delmannya serta kusir, diantaranya baju dan ikat pinggang ala Betawi. Hal itu dilakukan untuk tetap melestarikan kebudayaan dan tradisi Betawi, sehingga tetap terlihat rapi.
Hasan dan rekan-rekannya berharap, agar tetap boleh membawa delmannya mengantar para pengunjung keliling Monas, karena tidak ada tempat lagi untuk mencari rezeki di Jakarta ini tambahnya.
Memang dulu sempat ada larangan delman beroperasi dikawasan Jantung kota Jakarta. Karena selain merusak pemandangan kota Jakarta, juga menimbulkan bau tak sedap dari kotoran kuda itu sendiri.
Namun setelah ada izin dari Gubernur DKI, akhirnya para pemilik Delman boleh beroperasi, asalkan tetap menjaga kebersihan dan keindahan kota Jakarta. Itupun sudah dilakukan Hasan bersama teman-temannya untuk saling mendukung satu sama lain. (Suprihatin/Idh)
Sumber : Ragam Indosiar
0 komentar:
Posting Komentar